teknik presentasi

Download Teknik Presentasi

Post on 11-Jan-2017

32 views

Category:

Education

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Teknik PresentasiOleh: NASRUDDIN. ASN

    Disampaikan pada :

    LATIHAN PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN

    Kwartir Daerah 04 Gerakan Pramuka Riau

    Tanggal 08-12 Desember 2016 di Tembilahan

  • Katanya ingin sukses, tapi belajarnya tidak antusias, pagi-pagi sudah posting status galau. Apa kata

    dunia...??!

    Jadi ngatain saya nih?

    Lalui hari denganhati riang gembira

  • Ayo bergoyang......biar hati gembira.

  • Lebih dikenal dengan nama Annas Tupank, gemar membaca, me-

    nulis, traveling, fotografi dan design grafis. Pernah berprofesi seba-

    gai atlit dan pernah menjadi Duta Sahabat Lingkungan Cagar Biosfer

    Giam Siak Kecil Bukit Batu Warisan Alam Riau untuk Dunia. tahun 2010.

    ProfilT E N T A N G N A S R U D D I N. A S N

    Mengawali belajar organisasi melalui Gerakan Pramuka, aktif diorganisasi kemahasiswaan,

    dan aktif pada beberapa organisasi lainnya seperti HIPMI, KNPI, Karang Taruna, PPMI,

    IPPMBR. Sebagai Volunteer Dompet Dhuafa Riau. Juga aktif dalam kegiatan PMI dan Donor

    Darah.

    Member aktif PT. Melia Sehat Sejahtera, Owner Majali UMKM, Trainer & Owner DNA KITA

    Outbond, dan penulis lima antologi yang telah terbit.

    Beralamat di Jl. Provinsi Parit 03 Tembilahan Hulu Indragiri Hilir Riau. Juga dapat di

    contact melalui Telp./WA +62 852 7873 7651, email : annastupank@gmail.com dan beberapa

    akun media sosial dengan nama yang sama. Motto hidupnya Jalani dengan Hati.***

  • Teknik PresentasiOleh: NASRUDDIN. ASN

  • Presentasi adalah salah satu bentuk komunikasi

    Ada banyak pengertian komunikasi. Salah satunya menurut master komunikasi,

    Bernard Barelson & Garry A. Steiner.

    Komunikasi adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan

    sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka,

    dsb.

    Maka dapat kita katakan, presentasi adalah proses perpindahan informasi, gagasan,

    emosi, dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar,

    grafis, angka, dll dari seorang pembicara pada audiens dengan maksud tertentu.

    Maksud ini bisa bermacam-macam sesuai dengan tujuan dilakukannya presentasi,

    misalnya untuk menyampaikan informasi, menjual, untuk mempengaruhi, dll.

    Pengertian Presentasi

  • Komponen Presentasi Nah, dari definisi di atassudah jelas apa yang

    dimaksud presentasi.

    Jadi, harus ada yang

    berbicara dan pendengar

    atau kelompok

    pendengar.

    Sehingga akan terjadi

    interaksi dan perpindahan

    informasi atau apa saja

    yang menjadi tujuan

    pembicara baik saat

    presentasi maupun

    setelahnya.

  • Presenter adalah orang yang menyampaikan presentasi atau kita

    sebut komunikator.

    Sebelum menyampaikan presentasi, pastikan kita Kuasai diri,

    kendalikan rasa takut yang muncul, siapkan kondiri tubuh prima,

    positif thingking, Optimis, Bangun motivasi diri yang baik,

    antusias.

    Energi positif yang ada dalam diri kita akan masuk kedalam diri

    audiens melalui alam bawah sadar, untuk menciptakan kesamaan

    frekuensi antara kita dan audiens agar mudah memahami apa

    yang disampaikan.

    Presenter

  • Kendalikan rasa takutRasa takut berbicara di depan orang banyak kerap menghantui. Suatu hal yang wajar,

    namun jangan sampai mengganggu. Bagaimana cara mengendalikannya? Ada banyak

    cara yang bisa dilakukan baik itu ketika melakukan persiapan maupun sesaat sebelum

    presentasi. Penting mengenali penyebab munculnya rasa takut tersebut.

    Penyebabnya bisa macam-macam, misalnya pengalaman buruk melakukan

    presentasi di masa lalu, kurang persiapan, presentasi di hadapan atasan atau orang asing,

    dll. Jika penyebabnya hal-hal seperti ini, maka mengatasinya adalah dengan persiapan

    dan latihan yang matang. Pastikan kita menguasai dengan baik bahan presentasi, slide

    didesain dengan menarik, dan latihan penyampaian.

    Jika muncul rasa takut sesaat sebelum presentasi atau gugup, yakinkan diri kita

    bahwa semuanya telah dipersiapkan dengan baik. Atur napas, ambil napas panjang

    kemudian hembuskan, minumlah beberapa teguk air putih, tenangkan diri kita.

  • Mengapa kita melakukannya?Kita tentu tidak tampil begitu saja bukan? Ada alasan yang

    melatarbelakanginya. Ini penting untuk diketahui guna membantu

    menyiapkan bahan dan bagaimana seharusnya kita membawakannya.

    Termasuk dalam hal ini adalah mengapa kita bicara, dan apa tujuan

    presentasi yang ingin dicapai.

    Mengetahui tujuan presentasi penting untuk dirumuskan sedini

    mungkin saat melakukan perencanaan. Agar tidak keliru dalam meyiapkan

    bahan dan teknik penyampaiannya kelak.

  • Sampaikan dengan antusiasAntusias itu menular, kita harus antusias dahulu jika mengharapkan audiens

    mendengarkan dengan antusias.

    Bukalah presentasi kita dengan memukau untuk memenangkan perhatian

    audiens. Sampaikan isinya dengan penuh percaya diri dan tutup dengan

    mengesankan.

    Bagaimana agar tampil antusias? Satu-satunya cara menurut saya adalah

    dengan menyukai topik presentasi yang kita bawakan. Jika tidak, berpura-puralah

    menyukainya. Its all about passion, istilah kerennya.

    Jika memiliki hasrat yang besar terhadap topik yang dibawakan, secara

    otomatis kita akan tampil penuh semangat alias antusias.

  • Pesan (Materi yang disampaikan)Presentasi dilaksanakan karena ada pesan yang ingin disampaikan

    kepada audiens.

    Pesan ini bisa berbeda-beda tergantung topik presentasinya.

    Misalnya, kita presentasi tentang suatu produk, maka pesannya

    bisa manfaat, fitur, dll.

  • Persiapkan bahan presentasi dengan matangPersiapan bahan presentasi bisa dimulai dengan mengumpulkan materi-

    materi yang akan dimasukkan, kemudian menyusun strukturnya. Struktur

    presentasi yang umum dipakai adalah pembukaan, bagian isi, dan penutup.

    Bahan presentasi tersebut dapat menggunakan alat bantu visual, misalnya

    PowerPoint, agar lebih menarik.

    Dengan mengetahui tujuan presentasi atau pesan yang ingin disampakaikan

    akan memudahkan dalam menyiapkan bahan presentasi. Bahan ini bisa dari

    mana saja, misalnya buku, tulisan di internet, dll. Untuk memudahkan semuanya

    harus diorganisir dengan baik. Bagian buku yang akan dipakai diberi tanda,

    sumber internet disimpan di bookmarks, gambar, grafik, tabel juga demikian.

    Jangan lupa untuk mencantumkan sumber jika memasukkan pendapat, tulisan,

    gambar bukan milik sendiri.

  • Media dan cara yang digunakan dalam penyampaian pesan.

    Dalam presentasi, pesan tidak hanya disampaikan secara verbal atau

    diucapkan, tapi juga bisa non-verbal (penekanan suara, body language,

    gestur, dan eye contact), dan gunakan alat bantu, papan tulis, brosur,

    poster, gamber, video untuk mendukung kita dalam menyampaikan

    pesan untuk mencapai tujuan.

    Media

  • Lakukan latihanBanyak latihan bisa meningkatkan rasa percaya diri. Bisa dilakukan

    sendiri di depan kaca atau meminta bantuan teman sebagai audiens

    untuk memberi masukan tentang penampilan kita.

    Yang perlu dilatih, diantaranya adalah cara atau gaya berdiri, cara

    dan nada berbicara, kecepatan bicara, efektivitas alat bantu visual, dll.

    Dengan latihan pula kita dapat memprediksi pertanyaan-pertanyaan

    yang nantinya dapat muncul dan berapa kira-kira waktu yang

    dibutuhkan untuk menyampaikan keseluruhan isi presentasi.

  • AudiensAudiens adalah kelompok pendengar.

    Mereka adalah orang-orang yang berkepentingan untuk

    mendengarkan isi dari presentasi. Pahami audiens yang akan

    menerima pemaparan kita, Usia, Latar Belakang, dan

    Pengalaman. Untuk memudahkan kita dalam memilih kata dan

    mumudahkan mereka dalam memahami apa yang

    disampaikan.

  • Kenali audiensMenurut Nancy Duarte dalam bukunya Resonate, pahlawan dalam sebuah

    presentasi bukanlah Anda sebagai presenter, melainkan audiens.

    Merekalah sasaran dari tujuan kita melakukan presentasi. Jadi, kenalilah

    audiens kita dengan baik. Ini juga akan sangat membantu dalam menyiapkan

    bahan presentasi serta bagaimana kita seharusnya tampil.

    Ada beberapa hal yang mesti dilakukan riset tentang calon audiens, seperti

    siapa saja mereka, latar belakang pengetahuan tentang topik yang akan

    dibawakan, apa kira-kira ekspektasi mereka mengikuti presentasi kita.

  • Apa efek (tujuan) yang

    diharapkan bagi audiens

    setelah menyampaikan pesan.

    Misalnya, setelah presentasi

    audiens jadi mengetahui

    produk dan membeli.

    Keberhasilan efek ini terhadap

    audiens sangat bergantung

    kepada cara menyiapkan dan

    menyampaikan presentasi.

    Efek (Tujuan)

  • 1. Untuk menyampaikan informasi (to inform)Pada umumnya, setiap presentasi mengandung tujuan ini. Misalnya memberi

    informasi tentang suatu ide atau gagasan, produk, kegiatan, dll.

    Presentasi jenis ini biasanya dilakukan untuk membuat audiens jadi tahu

    tentang sesuatu. Misalnya, presentasi tentang kegiatan outbond yang akan dilakukan

    oleh perusahaan.

    Dalam presentasi akan diinformasikan tentang waktu pelaksanaan, tempat,

    dan kegiatan apa saja yang akan dilakukan. Di akhir presentasi, audiens jadi

    mengetahui segala sesuatu tentang acara yang akan diikuti. Contoh lain presentasi

    dengan tujuan untuk menyampaikan informasi adalah yang sering dilakukan oleh

    guru, pengajar, atau dosen.

    Tujuan Presentasi

  • 2. Untuk mempengaruhi (to persuade)Tujuan presentasi kedua adalah untuk mempengaru